Toko top-up yang mengembalikan dana
sendiri saat pengiriman gagal
Top-up digital adalah balapan dua sistem: pembayaran pelanggan dan pengiriman dari supplier. HadesTopup dibangun supaya saat salah satunya tersandung, bukan pelanggan yang menanggung kerugiannya.
- Peran kami
- Kami bangun & jalankan
- Periode
- 2026 – sekarang
- Sektor
- E-commerce · Top-up digital


Diambil dari situs live beberapa kali sehari — tangkapan layar asli, bukan mockup.
Dibangun dan dioperasikan oleh Ashari Tech — produk, pembayaran, integrasi supplier, hosting, dan operasional harian.
Di mana toko top-up
diam-diam kehilangan kepercayaan
Kegagalannya selalu sama: request yang diulang tertagih dua kali, pembayaran masuk tapi supplier tidak mengirim, kanal pembayaran mati dan tidak ada yang sadar, dan harga supplier berubah setiap hari.
Masing-masing berujung pada chat ke CS dan pelanggan yang tidak kembali. Kami merancang toko ini dari empat kegagalan itu dulu, katalognya belakangan.
Apa yang
kami bangun
Etalase adalah bagian yang terlihat. Sebagian besar pekerjaannya ada setelah tombol “Bayar”.
Katalog & checkout
Game, pulsa, paket data, dan e-wallet per kategori, lengkap dengan kode promo. Bayar lewat QRIS, virtual account bank, e-wallet, atau Alfamart/Indomaret, dari saldo dompet di situs, atau bayar nanti untuk member.
Pesanan yang tidak bisa dobel
Idempotency key di pembuatan pesanan dan di setiap callback pembayaran maupun supplier, sehingga request ulang, tap dua kali, atau webhook berulang tidak pernah jadi tagihan atau pengiriman kedua.
Refund tanpa tiket
Saat supplier melaporkan pengiriman gagal, dananya otomatis kembali ke saldo pelanggan — tanpa chat, tanpa menunggu admin.
Kanal pembayaran yang pulih sendiri
Kanal atau gateway yang terus gagal dinonaktifkan otomatis dan diaktifkan lagi saat pulih, jadi pelanggan tidak diarahkan ke metode yang sedang mati.
Sinkron harga dengan pengaman
Katalog supplier disinkronkan tiap enam jam, dengan pratinjau, riwayat setiap perubahan, dan undo satu langkah — feed supplier yang rusak tidak bisa diam-diam merusak katalog.
Akun & tier member
Login lewat identity provider milik Ashari Tech (OpenID Connect dengan PKCE), pelacakan pesanan dengan timeline, dan tier member dengan diskonnya masing-masing.
Apa yang
berubah
- Request ulang dan webhook berulang aman karena dirancang begitu, bukan kebetulan.
- Dana pengiriman yang gagal kembali ke saldo pelanggan tanpa perlu membuka tiket.
- Pindah dari hosting terkelola ke server sendiri pada Juni 2026, sehingga proxy IP statis yang dulu dibutuhkan bisa dicabut — satu titik gagal berkurang.
- Sinkron katalog punya pratinjau dan undo satu langkah, karena satu feed supplier yang buruk bisa mengubah semua harga.
Linimasa
- Jan 2026Toko, payment gateway, pesanan idempoten, tier member
- Feb 2026Pratinjau & undo sinkron, refund otomatis ke saldo
- Jun 2026Self-hosted di server sendiri
- Agu 2026Koneksi langsung ke supplier, proxy dipensiunkan
Cara
membangunnya
Satu aplikasi, beberapa job terjadwal, dan penanganan yang teliti di setiap batas sistem.
- Aplikasi
- Next.js, React, TypeScript, Tailwind CSS di atas Bun
- Data
- MongoDB
- Supplier
- API Digiflazz dengan callback pengiriman bertanda tangan
- Pembayaran
- Payment gateway — QRIS, virtual account, e-wallet, gerai ritel
- Identitas
- Identity provider Ashari Tech — OIDC dengan PKCE
- Email transaksional lewat Resend
- Hosting
- Docker di server kami sendiri di balik Cloudflare Tunnel, penjadwal job terpusat
- Monitoring
- Endpoint health dan pengecekan sintetis
Mau satu yang dibangun sesuai bisnis Anda?
Ceritakan bagaimana bisnis Anda berjalan hari ini. Kami akan jujur soal apa yang layak dibangun — dan apa yang tidak.

