Rita Susmito

Pemilu 14 Februari 2024 menjadi tonggak sejarah demokrasi Indonesia, menandai kali kedua diselenggarakannya pemilu serentak legislatif dan presiden. Pemilu kolosal ini tidak hanya menjadi pemilu presiden langsung kelima, tetapi juga pemilu legislatif ke-13 dalam sejarah kemerdekaan.

Dengan kerumitan teknis yang sangat luar biasa, pemilu serentak ini mencakup 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, dan 83.771 kelurahan/desa. Sebanyak 128 kantor perwakilan Republik Indonesia juga ikut memfasilitasi pemungutan suara di luar negeri. Terdapat 823.236 tempat pemungutan suara (TPS) yang melayani lebih dari 200 juta orang dalam daftar pemilih tetap.

Bukan Sekadar Ritual

Pemilu bukanlah sekadar ritual lima tahunan, melainkan sebuah proses yang menentukan arah bangsa. Melalui pemilu, rakyat Indonesia diberikan kesempatan untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang akan membawa aspirasi mereka selama lima tahun ke depan.

Pemilu juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas politik dan memperkuat demokrasi. Partisipasi yang tinggi dalam pemilu menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem politik dan keinginan mereka untuk berperan serta dalam menentukan masa depan bangsa.

Tanggung Jawab Bersama

Menyelenggarakan pemilu yang sukses bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kondusif selama proses pemilu, menghormati perbedaan pendapat, dan menolak segala bentuk intoleransi.

Media massa juga memiliki tanggung jawab untuk menyajikan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil keputusan yang terinformasi pada saat menentukan pilihannya.

Pilih dengan Hati Nurani

Dalam pemilu, suara setiap warga negara berharga. Untuk itu, penting untuk memilih dengan hati nurani, bukan karena pengaruh uang atau janji manis. Pertimbangkan dengan cermat rekam jejak, visi, dan misi calon pemimpin dan partai politik sebelum mengambil keputusan.

Pemilu 14 Februari 2024 tidak hanya tentang memilih pemenang, tetapi juga tentang memperkuat demokrasi dan membangun bangsa yang lebih baik. Mari jadikan pemilu ini ajang partisipasi aktif dan konstruktif, bukan sekadar basa-basi.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka