Michael Leonardo

Halo sahabat Brainy! Ada kabar penting nih buat kamu yang suka ngemil kacang-kacangan. Baru-baru ini, Badan Pangan Singapura (SFA) menarik peredaran produk kacang impor dari China dengan merek Xiyuguoyuan Xinjiang Paper Roasted Walnut!

Kenapa ya ditarik? Ternyata kacang-kacangan ini mengandung bahan pemanis buatan, siklamat dan asesulfam-K, dalam jumlah yang berlebihan. Nah, konsumsi bahan-bahan ini dalam jumlah banyak bisa ngaruh banget sama kesehatan kita!

Apa Itu Siklamat dan Asesulfam-K?

Produk kacang impor yang ditarik peredarannya dari Singapura [Dok. SFA].

Siklamat dan asesulfam-K adalah jenis pemanis buatan yang sering ditambahkan ke makanan dan minuman sebagai pengganti gula karena rasanya yang lebih manis, rendah kalori, dan harganya yang murah. Siklamat bahkan bisa sampai 80 kali lebih manis dari gula alami! Tapi, kedua bahan ini punya efek jangka panjang yang nggak bagus buat kesehatan.

Efek Negatif Konsumsi Siklamat dan Asesulfam-K

  • Siklamat: Jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan jangka panjang, bisa meningkatkan risiko kanker.
  • Asesulfam-K: Bisa bikin berat badan naik dan berubahnya mikrobioma usus, yang berpotensi menyebabkan obesitas dan peradangan kronis.

Apakah Kacang Xiyuguoyuan Xinjiang Paper Roasted Walnut Ada di Indonesia?

Sahabat Brainy nggak usah khawatir karena berdasarkan pengecekan di laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk kacang impor dari China dengan merek Xiyuguoyuan Xinjiang Paper Roasted Walnut belum tercatat di Indonesia.

Meski begitu, kita tetap harus berhati-hati dan teliti dalam memilih makanan yang kita konsumsi. Pastikan pangan yang kita makan sudah terdaftar di BPOM dan tidak mengandung bahan-bahan berbahaya.

Tips Aman Mengonsumsi Pemanis Buatan

  • Batasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan.
  • Baca label kemasan dengan teliti dan perhatikan jumlah pemanis buatan yang ditambahkan.
  • Sebaiknya pilih makanan dan minuman yang mengandung pemanis alami, seperti buah dan madu.

Jadi, sahabat Brainy, meskipun kacang-kacangan itu enak, jangan berlebihan dalam mengonsumsinya, ya! Kesehatan kita lebih penting daripada rasa yang nikmat sesaat.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka