Michael Leonardo

Sahabat Brainy, kalian pasti sudah dengar tentang kecelakaan bus Trans Putera Fajar di Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) malam. Bus yang membawa siswa SMK ini menabrak mobil dan motor, mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, termasuk seorang guru, sembilan siswa, dan seorang pengendara motor. πŸ˜₯

Polisi dan Kementerian Perhubungan sudah melakukan penyelidikan dan menemukan beberapa fakta mengejutkan tentang kondisi bus nahas tersebut. Yuk, kita simak!

5 Temuan Mengerikan Tentang Bus Maut di Subang

1. Bus Bekas AKDP Berpindah Tangan

Ternyata, bus yang seharusnya punya plat nomor daerah Jawa Tengah ini dioperasikan oleh perusahaan travel di Bekasi. Wah, kok bisa ya?

Polisi menjelaskan bahwa bus tersebut dulunya adalah bus AKDP (antarkota dalam provinsi) dengan nama Jaya Guna HG. Setelah berpindah tangan, bus ini dioperasikan oleh travel di Bekasi, makanya plat nomornya jadi AD.

2. Nggak Punya Izin Angkutan!

Ini dia yang bikin geleng-geleng kepala! 😱 Bus ini ternyata nggak punya izin angkutan dan uji kirnya sudah kedaluwarsa sejak Desember 2023. Waduh, bahaya banget ya naik kendaraan yang nggak laik jalan!

3. Rangka Bus Dimodifikasi, Jadi High Decker

Nah, temuan yang satu ini juga bikin kaget. Rangka bus ini ternyata sudah dimodifikasi menjadi lebih tinggi dan model high decker. Perubahan ini diduga kuat memengaruhi kestabilan dan keseimbangan bus, lho!

Padahal, rangka bus harusnya didesain untuk melindungi penumpang saat terjadi kecelakaan. Hmmm, modifikasi ini justru membahayakan penumpang, ya.

4. Rem Blong!

Polisi nggak menemukan jejak rem di TKP. Artinya, rem bus ini blong! 😨 Penyebabnya masih diselidiki, bisa jadi karena kesalahan teknis, pengemudi panik, atau faktor lainnya.

5. Bus Tua dan Mesin Bermasalah

Usia bus ini ternyata sudah tua, sahabat Brainy, sejak tahun 2006. Bahkan, saat kejadian, mesin bus sempat bermasalah dan berhenti di sebuah warung. Waduh, seharusnya bus yang sudah tua dan bermasalah seperti ini nggak boleh dioperasikan lagi, ya.

Petugas kepolisian mengevakuasi korban kecelakaan bus pariwisata di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024). Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat, dalam kecelakaan bus yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok tersebut untuk sementara terdapat 11 orang korban meninggal dunia yang terdiri dari 10 orang siswa SMK dan 1 orang pemotor asal Cibogo Kabupaten Subang.

Nah, sahabat Brainy, dari kecelakaan ini kita bisa belajar pentingnya memilih transportasi yang aman dan laik jalan. Jangan sampai kita jadi korban selanjutnya! 😟

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka