Michael Leonardo

Hai Sobat Brainy! Udah pada tahu kan kalau sekarang tilang elektronik atau ETLE makin sering diterapkan? Nah, buat yang belum tau, tilang elektronik itu sistem tilang yang pakai kamera pemantau buat nangkep pelanggar lalu lintas. Jadi, kalau kamu melanggar, siap-siap aja dapat surat cinta alias surat konfirmasi tilang deh!

Surat tilang elektronik jangan sampai telat dibayar ya!

Nah, yang jadi pertanyaan, apa jadinya kalau kita telat atau bahkan nggak bayar denda tilang elektronik? Tenang, daripada nebak-nebak mending simak penjelasannya di bawah ini!

Konfirmasi Dulu Baru Bayar Denda

Setelah kamu nerima surat konfirmasi tilang elektronik, jangan panik dulu ya. Kamu punya waktu maksimal 8 hari buat konfirmasi. Konfirmasi ini penting buat mastiin apakah kamu beneran melanggar atau jangan-jangan ada kesalahan data.

Ada dua cara buat konfirmasi, yaitu:

  • Online: Lebih praktis dan cepat!
  • Datang Langsung: Buat kamu yang pengen ngobrol langsung sama petugas.

Setelah konfirmasi, kamu bakal dapet email yang ngasih tau tanggal dan lokasi sidang tilang elektronik. Nggak cuma itu, kamu juga bakal dapet SMS yang berisi kode pembayaran buat bayar denda tilang elektronik. Oh iya, jangan lupa bayar dendanya maksimal 15 hari setelah kejadian ya!

Awas! STNK Bisa Diblokir kalau Nggak Bayar Denda!

Nah, ini dia nih yang harus diwaspadai. Kalau kamu nggak bayar denda tilang elektronik sampe batas waktu yang ditentukan, siap-siap aja STNK kamu diblokir!

STNK yang diblokir itu sama aja kayak motor atau mobil kamu bodong alias nggak punya surat-surat resmi. Duh, berabe banget kan?

Buat balikin status STNK, kamu harus segera bayar denda tilang elektroniknya. Gampang kan?

Cara Cek Tilang Elektronik

Biar nggak was-was dan panik sendiri, mending cek secara berkala apakah kendaraan kamu kena tilang elektronik atau nggak. Caranya gampang kok:

  1. Kunjungi website resmi ETLE.
  2. Masukkan nomor plat kendaraan, nomor mesin, dan nomor rangka kendaraan kamu.
  3. Klik "Cek Data" dan tunggu beberapa saat.
  4. Kalau kendaraan kamu melanggar, bakal muncul informasi detail tentang pelanggaran tersebut.
  5. Tapi, kalau nggak ada pelanggaran, bakal muncul pemberitahuan "No data available".

Jenis-Jenis Pelanggaran dan Dendanya

Biar nggak kena tilang elektronik, yuk patuhi peraturan lalu lintas! Nah, biar lebih jelas, berikut ini jenis-jenis pelanggaran yang bisa kena tilang elektronik dan dendanya:

Jenis Pelanggaran Denda Maksimal
Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan Rp 500.000
Tidak pakai sabuk pengaman (pengemudi mobil) Rp 250.000
Nyetir sambil main HP Rp 750.000
Ngebut Rp 500.000
Pakai plat nomor palsu Rp 500.000
Melawan arus Rp 500.000
Nerobos lampu merah Rp 500.000
Nggak pakai helm (pengendara motor) Rp 250.000
Boncengan lebih dari 2 orang (sepeda motor) Rp 250.000
Nggak nyalain lampu (sepeda motor) Rp 100.000
Melanggar aturan ganjil genap Rp 500.000
Kelebihan muatan dan dimensi kendaraan Rp 24.000.000

Nah, itu tadi informasi penting tentang tilang elektronik. Jadilah pengendara yang cerdas dan taat peraturan ya, Sobat Brainy! 😉

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka