Sahabat Brainy yang keren!

Ada kabar terbaru tentang platform game populer Roblox. Dua ibu menggugat Roblox ke pengadilan karena membiarkan perjudian ilegal yang menyasar anak-anak.

Gambar: Roblox

Apa yang Terjadi?

Menurut gugatan tersebut, Roblox membiarkan "kasino virtual" beroperasi di luar ekosistem Roblox. Untuk masuk ke kasino ini, pengguna Roblox (yang sebagian besar masih anak-anak) membeli mata uang digital bernama "Robux" melalui situs web Roblox. Robux ini kemudian digunakan untuk bertaruh di situs judi seperti Satozuki, Studs, dan RBLXWild.

Roblox sendiri melacak semua transaksi ini, yang artinya mereka tahu betul apa yang terjadi.

Pembelaan Roblox

Roblox membantah semua tuduhan. Mereka berpendapat bahwa anak-anak tidak benar-benar kehilangan uang saat membeli Robux dan menggunakannya untuk berjudi. Mereka membandingkan pembelian Robux dengan membeli tiket bioskop atau taman hiburan karena para pemain membayar "untuk kesenangan bermain, bukan untuk keuntungan finansial."

Tapi sang hakim tidak terbujuk dengan argumen ini. Ia menjelaskan bahwa tiket bioskop atau taman hiburan tetap bernilai meskipun sudah dibeli.

"Saat seseorang membeli Robux di Roblox, mereka melakukannya karena Robux dapat ditukar dengan pengalaman dalam game yang berharga bagi mereka. Tidak ada alasan untuk membedakan film atau wahana roller coaster di dunia nyata dengan pengalaman dalam game di dunia virtual," tulis sang hakim.

Analogi yang Sesuai

Sang hakim juga memberikan analogi yang mencengangkan. Ia membayangkan kasino mendirikan toko di luar taman hiburan dan membujuk anak-anak untuk berjudi menggunakan tiket wahana yang diperoleh dari taman hiburan. Padahal, kasino tersebut dapat menukarkan tiket tersebut dengan uang tunai.

Klaim yang Dihapus

Meskipun demikian, pengadilan menolak beberapa klaim dalam gugatan tersebut, termasuk tuduhan pemerasan yang diatur dalam undang-undang RICO.

Kasus Berlanjut

Kasus ini masih berlanjut di pengadilan. Roblox harus membuktikan bahwa mereka tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan. Kita akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberi tahu kalian semua hal terbaru.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka