Telkom Indonesia (TLKM) terus berbenah untuk memperkuat posisinya di industri pusat data melalui anak usahanya, NeutraDC. Perusahaan ini akan mengelola seluruh ekosistem pusat data Telkom, dengan target kapasitas mencapai 400 MW pada 2030.

Konsolidasi Bisnis Pusat Data

Untuk memperkuat bisnis data center internasional, Telkom telah mengonsolidasikan pusat data yang dikelola Telin Singapore ke dalam NeutraDC Singapore. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan entitas tunggal yang fokus pada penguatan operasional dan layanan.

Selain itu, NeutraDC juga tengah mengkonsolidasikan pusat data milik Telkom lainnya, seperti pusat data Enterprise di Serpong, Surabaya, dan Sentul. Proses konsolidasi ini diharapkan dapat memberikan nilai optimal bagi Telkom dan para pemangkun kepentingan.

Ambisi Telkom di Industri Pusat Data

Target kapasitas 400 MW pada 2030 menunjukkan ambisi besar Telkom untuk menjadi pemain utama di industri pusat data di Indonesia. Kebutuhan akan layanan pusat data di Indonesia diprediksi akan meningkat pesat, mencapai 1,2-1,5 GW pada 2030.

Ambisi ini didukung oleh permintaan yang tinggi baik dari dalam maupun luar negeri. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan digitalisasi, kebutuhan akan layanan pusat data yang aman, andal, dan efisien akan terus meningkat.

Peran NeutraDC dalam Transformasi Telkom

Sebagai pengelola ekosistem pusat data Telkom, NeutraDC memainkan peran penting dalam transformasi perusahaan. Konsolidasi bisnis pusat data diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas dan layanan yang diberikan kepada pelanggan, baik dalam negeri maupun internasional.

Melalui NeutraDC, Telkom ingin menghadirkan layanan pusat data yang kompetitif dan inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Dengan kapasitas yang terus bertambah dan fokus pada penguatan operasional, NeutraDC diharapkan menjadi tulang punggung bagi perkembangan bisnis digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka