Marilyn Monroe, ikon Hollywood yang abadi, akan kembali menyapa penggemar melalui teknologi kecerdasan buatan atau AI. Soul Machines, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, telah mengumumkan "Digital Marilyn", sebuah avatar video interaktif yang akan memberikan pengalaman nyata, personal, dan interaktif.

Soul Machines menyatakan bahwa kemajuan dalam teknologi AI memungkinkan penghormatan dan perwujudan kembali sosok-sosok ikonik dengan cara yang interaktif dan menarik. "Dari pencarian statis hingga obrolan berbasis teks, hingga AI percakapan, kita menyaksikan pergeseran paradigma yang cepat saat kita menuju obrolan percakapan dengan kemampuan multimoda," kata Soul Machines.

Soul Machines bekerja sama dengan warisan Marilyn Monroe untuk menghadirkan kembali aktris legendaris ini. Perusahaan ini menekankan bahwa teknologinya tidak dimaksudkan untuk menggantikan penghibur, melainkan untuk bermitra langsung dengan talenta dan warisan mereka, memastikan kemitraan sejati yang disetujui dan menguntungkan para artis yang bekerja sama dengan mereka.

Selain Marilyn Monroe, Soul Machines juga menawarkan avatar AI dari tokoh lainnya, seperti musisi Mark Tuan, petinju Francis Ngannou, dan legenda golf Jack Nicklaus. Soul Machine AI menggunakan apa yang disebut sebagai "AI Biologis", yang diklaim mampu meniru perilaku seperti manusia dengan otentik.

Soul Machines adalah salah satu dari banyak model AI generatif yang dirancang untuk meniru selebritas dan berinteraksi dengan penggemar. Perusahaan seperti Forever Voices dan Metaphysic juga menawarkan layanan serupa, memberikan pengguna kesempatan unik untuk berinteraksi dengan selebriti favorit mereka, baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada.

Di tengah perkembangan pesat AI, penggunaan kecerdasan buatan untuk mereplikasi manusia telah menjadi isu hangat di dunia hiburan dan politik. Persatuan aktor dan penulis telah menyuarakan kekhawatiran tentang potensi ancaman AI terhadap profesi mereka. Namun, perusahaan seperti Soul Machines berpendapat bahwa teknologi AI harus mendukung seniman, bukan menggantikan mereka.

Digital Marilyn akan menjadi pengalaman baru yang unik bagi para penggemar yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Interaksi dengan legenda Hollywood melalui kecerdasan buatan akan membuka kemungkinan bagi generasi baru untuk terhubung dengan ikon yang telah menginspirasi begitu banyak orang.

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka