Askara Indrayana

Halo sahabat Brainy! 👋 Ada kabar terbaru nih dari dunia teknologi. PayPal lagi ngembangin platform iklan baru yang bakal manfaatin data transaksi pelanggan, termasuk data dari aplikasi mereka yang satu lagi, Venmo. Waduh, kok bisa ya?

Ilustrasi uang

Jadi gini, platform iklan ini bakal ngumpulin informasi tentang kebiasaan belanja kamu, kayak apa yang kamu beli, di mana kamu beli, dan seberapa sering kamu belanja. PayPal sendiri udah punya 427 juta pengguna aktif dengan 6,5 juta transaksi di awal tahun 2024. Bayangin aja seberapa banyak data yang mereka punya!

Mark Grether, mantan petinggi di Uber Advertising, direkrut PayPal untuk megang proyek ini. Katanya sih, data ini bakal bantu para penjual buat nawarin produk yang lebih relevan ke pelanggan.

Nah, yang jadi pertanyaan, gimana dengan privasi kita? Tenang, PayPal ngasih tahu kalau mereka bakal ngasih opsi buat pelanggan yang mau "opt out" alias nggak mau datanya dipake buat iklan. Tapi sayangnya, detail tentang data apa aja yang bakal dikumpulin masih belum jelas.

Sebenarnya, PayPal bukan satu-satunya perusahaan yang punya ide kayak gini. Facebook juga pernah ketahuan ngumpulin data pengguna dari berbagai perusahaan, termasuk platform jual beli online. Bank kayak JPMorgan Chase dan Visa juga lagi ngembangin platform iklan serupa.

Gimana menurut kamu, sahabat Brainy? Apakah platform iklan ini bermanfaat atau malah melanggar privasi? 🤔

Login untuk menambahkan komentar
Klik tombol Google dibawah ini untuk masuk sebagai user

Tambahkan Komentar

Kamu mungkin juga suka